Tugas individu mingguan
Makalah
“Kewirausahaan”
DI SUSUN OLEH:
TAKDIR ALAMSYAH
A 221 11 030
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2013
Kata pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat kesehatan dan kesempatan serta umur panjang yang ia berikan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah yang bertemakan “kewirausahaan” ini tepat waktu.
Sebagaimana pepatah bijak yang mengatakan bahwa: “seekor semut nan jauh di sebrang lautan dapat terlihat sedang seekor gajah terpampang jelas didepan mata tak nampak”. Begitu halnya dengan penulis yang menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna namun penulis belum dapat mengetahui letak dari kekurangannya.
Oleh karena itu , penulis sebagaimana manusia yang rentan dengan salah dan khilaf mengharapkan kiranya teman – teman pembaca dapat memberikan masukan yang membangun demi menutupi serta melengkapi kesempurnaan dari makalah ini.Terima kasih.
Palu,26 Februari 2013
Hormat saya,
Penulis
Daftar isi
halaman
Sampul.......................................................................................................................
Kata pengantar...........................................................................................................i
Daftar isi......................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang......................................................................................................1-2
1.2 Masalah ...............................................................................................................2-3
1.3 Tujuan ....................................................................................................................3
1.4 Manfaat ..................................................................................................................3
BAB II ISI
2.1 kewirausahaan......................................................................................................4-5
2.2 pengenalan cara pengoperasian presentasi...........................................................5-6
2.3 pengenalan cara presentasi efektif.......................................................................7-9
2.4 peluang bisnis dan tren pasar..............................................................................9-12
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan............................................................................................................13
3.2 saran .......................................................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Di antara makhluk hidup yang di ciptakan Tuhan Yang Maha Esa, manusia merupakan makhluk yang paling sempurna. Manusia membutuhkan pekerjaan agar memperoleh penghasilan untuk membiayai kehidupan sehari-hari usaha – usaha yang dilakukan oleh manusia itulah yang dinamakan sebagai ”WIRAUSAHA”. Dengan melakukan wira usaha tersebut ada beberapa orang yang mendapat kesempatan dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri bahkan dapat membuka lapangan kerja untuk orang lain.
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Melalui pengertian tersebut terdapat empat hal yang dimiliki oleh seorang wirausahawan yakni :
1. Proses berkreasi yakni mengkreasikan sesuatu yang baru dengan menambahkan nilainya. Pertambahan nilai ini tidak hanya diakui oleh wirausahawan semata namun juga audiens yang akan menggunakan hasil kreasi tersebut.
1. Proses berkreasi yakni mengkreasikan sesuatu yang baru dengan menambahkan nilainya. Pertambahan nilai ini tidak hanya diakui oleh wirausahawan semata namun juga audiens yang akan menggunakan hasil kreasi tersebut.
2. Komitmen yang tinggi terhadap penggunaan waktu dan usaha yang diberikan. Semakin besar fokus dan perhatian yang diberikan dalam usaha ini maka akan mendukung proses kreasi yang akan timbul dalam kewirausahaan
.3. Memperkirakan resiko yang mungkin timbul. Dalam hal ini resiko yang mungkin terjadi berkisar pada resiko keuangan, fisik dan resiko social.
4. Memperoleh reward. Dalam hal ini reward yang terpenting adalah independensi atau kebebasan yang diikuti dengan kepuasan pribadi. Sedangkan reward berupa uang biasanya dianggap sebagai suatu bentuk derajat kesuksesan usahanya.
1.2 Masalah
Adapun masalah - masalah yang dihadapi oleh seseorang dalam berwirausaha adalah sebagai berikut:
1 Kepercayaan diri
Kepercayaan diri adalah masalah yang sangat krusial terutama di indonesia saat ini. Banyak orang yang tidak berani membuka usaha karena takut akan mengalami kerugian sehingga ketika merka memiliki uang lebih mereka akan memilih untuk menyimpan uang mereka di bank .
2 Budaya konsumtif
Budaya konsumtif adalah budaya yang kurang baik untuk dimiliki namun sayang budaya kunsumtif seakan telah menjadi “ trend centre” bagi hampir seluruh warga di indonesia ini dapat dilihat dengan menjamurnya produk-produk luar negeri di bumi pertiwi .”jika anda ingin menjadi seorang wirausaha yang sukses anda terlebih dahulu harus belajar untuk menekan tingkat konsumtif anda ke titik paling rendah !.
3 Mudah menyerah
Sifat yang satu ini merupakan virus yang menjadi parasit bagi para pe-wirausaha ketika mereka mengalami suatu kedala dalam melakukan suatu bisnis.
4 Kurang mahir mengpresentasikan usaha / promosi
Banyak orang yang gagal dalam berwirausaha karena tidak tau cara mengpresentansikan / mengpromosikan usaha mereka secara efektif.
5 Kurang jeli membaca peluang bisnis dan trend pasar
Ini merupakn Salah satu hal yang menjadi sebab gagalnya suatu usaha dimana lemahnya daya kretifitas para pelaku usaha sehingga tidak mampu membaca peluang bisnis dan mengetahui trend pasar.
1..3 Tujuan
Adapun tujuan dibuatnya makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk tugas mingguan dari mata kuliah kewirausahaan
2. Agar kita dapat mengetahui bagaimana cara mengoperasikan presentasi yang baik dan efektif
3. Agar kita dapat mengetahui apa yang di maksud dengan peluang bisnis dan tren pasar.
1.4 Manfaat
Adapun manfaat dari disusunnya makalah ini adalah sebagai berikut:
· Memberikan pembaca pemahaman mengenai dunia kewirausahaan
· Memberikan motivasi terhadap pembaca sehingga tertarik untuk menjadi wirausaha meskipun hanya sebagai pekerjaan sampingan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan kreatif dan inovatif dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda yang dijadikan dasar, kiat dalam usaha atau memperbaiki hidup. Hakikat dasar dari kewirausahaan adalah kreativitas dan keinovasian. Kreativitas adalah berpikir untuk menghasilkan sesuatu yang baru. Kewirausahaan dapat dipelajari dan diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu tersendiri karena jelas objek, konsep, teori, dan metode ilmiahnya.
Dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, dicantumkan bahwa:
1. Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.
2. Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Jadi wirausaha itu mengarah kepada orang yang melakukan usaha/kegiatan sendiri dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Sedangkan kewirausahaan menunjuk kepada sikap mental yang dimiliki seorang wirausaha dalam melaksanakan usaha/kegiatan.
Kewirausahaan dilihat dari sumber daya yang ada di dalamnya adalah seseorang yang membawa sumber daya berupa tenaga kerja, material, dan asset lainnya pada suatu kombinasi yang menambahkan nilai yang lebih besar daripada sebelumnya dan juga dilekatkan pada orang yang membawa perubahan, inovasi, dan aturan baru.
Dari beberapa konsep yang ada pada 6 hakekat penting kewirausahaan sebagai berikut ( Suryana,2003 : 13) yaitu :
1. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Acmad Sanusi, 1994).
2. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) (Drucker, 1959).
3. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimmerer. 1996).
4. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth) (Soeharto Prawiro, 1997).
5. Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (inovative) yang bermanfaat memberi nilai lebih
6. Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melaui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.
2.2 Pengenalan cara mengoperasikan presentasi
Mengoperasikan presentasi merupakan suatu proses yang paling penting dalam menunjang keberhasilan dari presentasi itu sendiri.
Ø Bagaimana cara anda membina hubungan dengan audiens?
Membina hubungan dengan audiens adalah hal yang perlu di lakukan jika ingin presentasi kita dapat berjalan dengan lancar . sebisa mungkin kita harus bisa membuat audiens merasa nyaman mendengar dan menyimak presentasi kita karena hal itu lah yang menjadi kunci tolak ukur dari keberhasilan suatu presentasi.
Ø Bagaimana cara Anda menangkap perhatian audiens?
Perhatian audiens dalam sebuah presentasi tergantung pada kecakapan kita dalam menguasai situasi dengan menghidupkan suasana dalam presentasi menjadi lebih enak untuk didengar dan disimak sehingga audiens tertarik untuk terus mengikuti jalannya presentasi
Ø Apa maksud presentasi Anda dan bagaimana anda akan menyatakannya dengan jelas di awal pembicaraan sehingga audiens tahu apa yang akan disampaikan pada mereka?
Sebagaai seorang presentator yang baik tentunya anda harus tau maksud dan isi dari presentasi anda sebelum melaksanakan presentasi dan memberitahukan kepada para audiens dengan cara yang menarik sehingga menimbulkan rasa ingin tahu dari audiens sehingga mereka akan antusias mendengarkan presentasi anda.
- Energi dan penuh semangat
- Kontak mata dengan audiens
- Berbicara dengan jelas dan cukup keras
- Sesekali bergerak saat berbicara
- Menggunakan anekdot dan humor yang sesuai
- Mengenakan pakaian yang serasi
- Argumen-argumen terstruktur dengan baik
- Slide dapat dibaca
- Tipe slide bervariasi
- Tidak lebih dari 1 slide per menit
- Variasi teknologi lain, misalnya video
- Selesai tepat waktu dan sediakan waktu untuk Tanya jawab.
2.3 Pengenalan cara presentasi efektif
Presentasi bisnis adalah bagian dari proses untuk menghasilkan perjanjian bisnis/kontrak bisnis maka langkah ini perlu diperhatikan dengan baik terutama dalam transaksi yang mungkin akan berjalan panjang
Presentasi yang dilakukan secara efektif, tepat sasaran serta menarik untuk disimak audiens tentu akan memberikan kontribusi positif terhadap target presentasi yang akan dicapai dan tentunya akan memberikan nilai positif bagi anda yang sedang meniti karir profesional.
· Berikut adalah tip-tip yang dapat membuat presentasi yang dilakukan menjadi lebih efektif :
1.Buatlah draft alur “cerita” yang akan disampaikan, sebelum dibuat dalam bentuk slide presentasi
Untuk memuluskan acara presentasi disarankan membuat alur cerita yang akan kita sampaikan, sesuaikan dengan target presentasi yang akan dicapai, mulai dari awal, tengah serta penutup.
2.Satu topik dalam satu waktu slide presentasi
Audiens akan membaca secara sekilas setiap slide presentasi yang muncul. Sehingga lebih baik slide presentasi yang muncul berisi poin-poin yang saat itu juga sedang diulas oleh pembicara. Jika dalam slide muncul topik yang berbeda dengan yang sedang dibahas pembicara maka akan muncul gap antara apa yang sedang dicerna audiens dengan apa yang sedang dibahas pembicara. Idenya adalah pembicara/presenter bertugas untuk mengatur aliran informasi yang diterima sehingga audiens dan pembicara berada dalam “frekuensi” yang sama.
3.Tidak ada paragraf
Salah satu hal yang membuat presentasi membosankan adalah isi slide-slide presentasi memuat dokumen atau teks yang secara persis akan dikatakan oleh pembicara tentunya dengan jumlah yang banyak, terdiri atas beberapa paragraf. Slide presentasi yang ditampilkan lebih baik hanya memuat poin-poin yang ringkas, padat tentang ide yang akan disampaikan.Satu hal lainnya yang tidak kalah penting adalah jika memang anda “terpaksa” menyebutkan apa yang ada pada layar presentasi jangan sekali-kali membaca sambil memunggungi audien.
4. Optimalkan desain slide presentasi
Terkadang slide presentasi penuh semarak dengan afek animasi yang terlihat “keren” tapi dibalik itu efek animasi dapat memberikan gangguan kepada audiens. Penggunaan efek animasi yang tidak tepat dalam slide presentasi, akan mengganggu konsentrasi audien selain juga memakan waktu presentasi menjadi lebih lama. Disarankan untuk menyusun slide dengan desain lebih simple dan minimalis ketimbang desain yang “funky
5. Gunakan gambar illustrasi secara tepat
Satu tip khusus untuk gambar, jika akan menggunakan gambar clip art, sebisa mungkin jangan gunakan gambar bawaan dari Microsoft Office, yang sudah pasti gambar-gambar yang ada sudah pernah dilihat beberapa kali oleh para audien. Gunakan gambar ilustrasi yang unik dan menarik.
6.Berpikir diluar layar
Slide presentasi adalah satu bagian kecil dari presentasi bukan mewakili keseluruhan presentasi. Pembicara lah yang menjadi pusat dari presentasi. Sehingga hal-hal mencakup penampilan, bahasa tubuh, pengucapan, intonasi suara, pemahaman yang dalam terhadap topik, berdialog dengan audien, memegang peranan penting untuk mendukung suasana presentasi yang kondusif dan menarik untuk disimak.
7.Presentasi yang menggugah harapan atau emosi audien
Untuk membuat suatu presentasi yang menarik jangan lupa ada titik “tajam” yang disampaikan kepada audien. Jika presentasi yang disampaikan mengandung suatu titik tajam yang menggugah harapan atau emosi audien akan dipastikan mereka memiliki ketertarikan untuk menyimak dengan fokus.
8.Lemparkan pertanyaan selama presentasi
Jika memungkinkan Lakukan sesi tanya jawab ringan disaat akan beralih kepada slide presentasi berikutnya. Sesi tanya jawab yang ringan selama presentasi akan mencairkan suasana serta menggugah rasa penasaran dari audien. Dan tentunya dapat membangun pemahaman yang lebih baik terhadap materi presentasi yang disampaikan.
9. Calm, Confident dan improvisasi
Diruang presentasi ada kalanya kita menjumpai kendala-kendala yang tidak bisa ditangani dengan jurus-jurus yang biasa kita gunakan, lakukan improvisasi, gunakan cara-cara baru yang dirasa akan membantu suasana presentasi lebih menarik dan efektif .Lemparkan joke-joke segar (yang sehat tentunya) untuk menyegarkan suasana. Untuk lebih memvisualisasikan konsep atau produk, bawalah prototype barang yang dapat diestafetkan kepada audien. Bersikaplah tenang jika terjadi kesalahan teknis atau kesalahan kecil, “don’t sweat by little stuff”.
2.4. Peluang bisnis bisnis dan trend pasar
A Peluang bisnis
Peluang bisnis adalah suatu kesempatan yang dapat dilihat oleh seseorang dari lingkungan sekitar, keadaan, maupun dari suatu musim atau perkembangan zaman. Jadi tidak semua manusia bisa melihat peluang pasar apabila mereka tidak mempunyai suatu kreatifitas dan mempunyai insting untuk membaca keadaan dengan baik.
v . Dalam mencari peluang bisnis ada 3 hal yang harus kita perhatikan yaitu:
I. Perkembangan zaman , dizaman modern sekarang kita harus bisa memilih mana yang dibutuhkan untuk dizaman modern seperti ini. Jadi jangan memberikan sesuatu yang sudah tertinggalan zaman.
II. Tren, kita sebagai orang yang mencari peluang usaha harus mengetahui apa yang sedang tren pada saat ini. Dan jangan sampai kita tertinggal sama tren masa kini.
III. Lokasi, orang bisa melihat lokasi dan mengetahui apa yang dibutuhkan disana dia akan menjumpai peluang usaha dengan mudah.
v Berikut adalah hal-hal yang dibutuhkan dalam mencari peluang bisnis:
· Knowledge ( pengetahuan)
Pengetahuan atau informasi yang menunjang di bidang “peluang” itu sendiri.
· Mentality ( mental )
Mental merupakan faktor utama dalam suksesnya menjalankan peluang usaha. Karna kalau mental kita tidak kuat kita tidak bisa melawan persaingan bisnis yang sudah sangat besar dengan resiko yang akan dihadapi.
· Attitude ( sikap )
Sikap merupakan hal yang menentukan kita mau seperti apa servise kita untuk orang supaya mereka mengetahui usaha yang kita jalani banyak kelebihan dibanding peluang bisnis yang sama.
Apabila kita sudah menguasai seperti yang diatas kita akan dapat melihat dan menjalankan peluang pasar dimanapun kita berada.
Cara menjalankan peluang pasar :
v Pertama yang harus kita punya untuk memulai peluang pasar adalah modal. Menjalankan peluang pasar sesuai dengan modal yang kita punya.
v Memilih peluang pasar sesuai modal.
v Melihat lingkungan sekitar mendukung peluang pasar apa tidak.
v Melihat keinginan masyarakat, apa yang mereka butuhkan.
v Melihat pesaing.
v Apabila terdapat pesaing, kita harus memberikan sesuatu yang lebih atau yang menarik (variasi) terhadap barang kita.
v Sediakan juga barang subtitusi apabila stok barang yg kita jual habis.
v Memilih lingkungan pasar untuk kita menjualnya.
v Mempunyai target penjualan.
v Dan melakukan perubahan terhadap peluang usaha sesuai perubahan zaman atau musim yang sedang marak dipakai oleh masyarakat.
v Dan mempunyai menejemen yang baik.
B. Tren pasar
Tren pasar adalah sesuatu yang memungkinkan trader dan investor untuk bisa mendapatkan keuntungan. Apakah untuk jangka panjang atau jangka pendek, dalam pasar yang bergerak satu arah atau di kisaran terbatas, perubahan dari harga yang satu ke harga selanjutnya adalah yang menciptakan keuntungan atau kerugian
v pemerintah,
v transaksi internasional,
v spekulasi dan ekspektasi,
v penawaran dan permintaan.
1.Pemerintah
Pemerintah memiliki pengaruh yang besar dalam pasar bebas. Kebijakan fiskal dan moneter memiliki efek yang signifikan dalam pasar keuangan. Dengan menaikkan dan menurunkan suku bunga pemerintah dan bank sentral bisa secara efektif memperlambat atau berusaha mempercepat pertumbuhan ekonomi dalam sebuah negara. Ini dinamakan kebijakan moneter.
Jika pengeluaran pemerintah meningkat atau berkurang, ini dikenal dengan kebijakan fiskal, dan bisa digunakan untuk mengurangi pengangguran dan atau menstabilkan harga.
2.Transaksi Internasional
Aliran dana antar negara berimbas pada kekuatan ekonomi sebuah negara dan mata uangnya. Semakin banyak uang yang meninggalkan sebuah negara, semakin lemah ekonomi dan mata uang negara tersebut. Negara yang memiliki ekspor lebih dominan, apakan barang dan jasar, secara terus menerus akan membawa uang kedalam negara mereka. Uang ini kemudian bisa diinvestasikan ualan dan bisa menstimulasi pasar keuangan didalam negara tersebut.
3. Spekulasi dan ekspektasi
Spekulasi dan ekspektasi adalah bagian tak terpisahkan dari sistem keuangan. Dimana konsumen, investor dan politisi yakin bahwa ekonomi kedepan dihasilkan dari apa yang dilakukan sekarang. Ekspektasi langkah dimasa yang akan datang tergantung dari tindakan saa ini dan membentuk baik tren saat ini dan masa yang akan datang.
4. Penawaran dan Permintaan
Penawaran dan permintaan untuk produk, mata uang dan investasi lainnya menciptakan dinamika tarik-dorong pada harga. Harga dan suku bunga berubah seiring dengan perubahan penawaran dan permintaan. Jika sesuatu pada permintaan dan penawaran mulai melemah, harga akan naik. Jika penawaran naik melebihi permintaan saat ini, harga akan turun. Jika penawaran relatif stabil, harga bisa berfluktuasi naik atan turun seiring dengan perubahan tingkat permintaan.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut:
v Kewirausahaan dilihat dari sumber daya yang ada di dalamnya adalah seseorang yang membawa sumber daya berupa tenaga kerja, material, dan asset lainnya dengan menambahkan nilai sesuatu yang dicapai melalui usaha keras dan waktu yang tepat dengan memperkirakan dana pendukung, fisik, dan resiko social, dan akan menerima reward yang berupa keuangan dan kepuasan serta kemandirian personal.
v Ada empat faktor utama yang akan menyebabkan fluktuasi tren jangka panjang ataupun jangka pendek. Faktor-faktor ini adalah pemerintah, transaksi internasional, spekulasi dan ekspektasi, dan penawaran dan permintaan.
v Peluang usaha adalah suatu kesempatan yang dapat dilihat oleh seseorang dari lingkungan sekitar, keadaan, maupun dari suatu musim atau perkembangan zaman.
v modal yang harus dimiliki dan dilakukan oleh seorang presentator dalam mengoperasikan presentasinya dengan baik:
- Energi dan penuh semangat
- Kontak mata dengan audiens
- Berbicara dengan jelas dan cukup keras
- Sesekali bergerak saat berbicara
- Menggunakan anekdot dan humor yang sesuai
- Mengenakan pakaian yang serasi
- Argumen-argumen terstruktur dengan baik
- Slide dapat dibaca
- Tipe slide bervariasi
- Tidak lebih dari 1 slide per menit
- Variasi teknologi lain, misalnya video
- Selesai tepat waktu dan sediakan waktu untuk Tanya jawab.
3.2 Saran
Adapun saran dari penulis kepada pembaca makalah ini agar membaca secara perlahan supaya dapat memahami dan mengerti isi yang di sampaikan adapun kekurangan yang nantinya di temukan pembaca dalam makalah ini baik dalam bentuk kesalahan penulisan atau yang lainnya harap di beri tahu kepada penulis untuk penyempurnaan makalah ini.